Stockwatch.id Versi penuh
Syariah

Tumbuh 22,85%, BSI Raup Laba Bersih Rp7,006 Triliun pada 2024, Ini Pendorongnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau disebut BSI mengantongi laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik Rp7,006 triliun pada 2024. Hasil ini tumb...

Oleh Daiz La Ode 06 Feb 2025 01:56 2 menit baca

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau disebut BSI mengantongi laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik Rp7,006 triliun pada 2024. Hasil ini tumbuh 22,85% dibandingkan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp5,703 triliun di tahun 2023.

Peningkatan laba bersih ini mampu mendorong laba bersih per saham BSI meningkat sebesar 22,83% dari Rp123,65 per saham pada 2023 menjadi Rp151,88 per saham pada 2024.

Menurut laporan keuangan BSI per Desember 2024, Kamis (06/2/2025), pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan setelah distribusi bagi hasil. Adapun pendapatan BSI seteleh distribusi bagi hasil tercatat Rp18,578 triliun pada 2024, naik 8,21% dari Rp17,169 triliun pada 2023.

Di tengah peningkatan pendapatan, manajemen BSI mampu menekan turun beban operasional lainnya-bersih hingga sebesar 2,82% menjadi Rp9,299 triliun, dari tahun 2023 sebesar Rp9,569 triliun. Hal ini mendorong laba operasional BSI tumbuh 22,22% dari Rp7,591 triliun menjadi Rp9,278 triliun pada 2024. Adapun laba sebelum pajak BSI tercatat Rp9,050 triliun pada 2024, tumbuh 22,31% dari tahun 2023 sebesar Rp7,399 triliun.

Sementara itu, per 31 Desember 2024, dana simpanan wadiah mengalami kenaikan 9,65% dari Rp67,874 triliun pada 2023 menjadi Rp74,427 triliun pada 2024. Dana simpanan wadiah ini berasal dari giro dan tabungan masing-masing sebesar Rp19,147 triliun dan Rp55,280 triliun pada 2024. Angka ini naik dibandingkan dana simpanan wadiah pada 2023 masing-masing Rp20,847 triliun dari Rp47,026 triliun.

Kemudian, dana investasi non profit sharing juga mengalami kenaikan 12% dari Rp225,902 triliun pada 2023 menjadi Rp253,027 triliun pada 2024. Dana ini berasal dari giro, tabungan dan deposito masing-masing Rp37,188 triliun, Rp85,254 triliun dan Rp130,584 triliun. Pada 2023, BSI mencatat giro, tabungan dan deposito masing-masing Rp32,354 triliun, Rp77,70 triliun dan Rp115,848 triliun.

Hingga 31 Desember 2024, total aset BSI tercatat Rp408,613 triliun, naik 15,55% dari Rp353,624 triliun per 31 Desember 2023. Adapun total ekuitas BSI tumbuh 16,27% dari Rp38,739 triliun menjadi Rp45,042 triliun, dan total liabilitas mengalami peningkatan 15,46% dari Rp314,885 triliun per 31 Desember 2023 menjadi Rp363,572 triliun per 31 Desember 2024.

Topik terkait
PT Bank Syariah Indonesia Tbk BRIS BSI Laba Bersih Naik Laba BSI Tahun 2024 Naik