Senin, Januari 19, 2026
29.5 C
Jakarta

Tumbuh 25%, Bank OCBC NISP Cetak Laba Bersih Rp2,1 Triliun pada Semester Pertama 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 25% menjadi Rp2,1 triliun secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari Rp1,6 triliun. Peningkatan laba bersih Bank antara lain didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 21% YoY menjadi Rp4,896 triliun dibandingkan Rp4,034 triliun.

Kinerja yang kuat ini didukung oleh pertumbuhan perbankan ritel dan korporasi. Selama periode Januari-Juni 2023, OCBC NISP mencatat kenaikan penyaluran kredit sebesar 12% YoY jadi Rp142,348 dari Rp127,104 triliun. Total aset mencapai Rp245 triliun, meningkat 10% YoY.

”Pengelolaan kredit bank yang pruden terlihat dari data yang menunjukkan provisi untuk Penyisihan Kerugian Kredit / Kredit Bermasalah Bruto (NPL) tetap pada tingkat di atas 200%. Ini berarti bahwa bank melakukan penyisihan yang cukup dalam untuk mengantisipasi potensi kredit bermasalah. Selain itu, Kredit Bermasalah Bruto bank turun menjadi 2,3%. Angka tersebut di bawah rata-rata industri, dan menunjukkan bahwa bank secara efektif mampu mengelola risikonya,” jelas Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (2/8/2023)..

Per Juni 2023, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank naik 4% YoY menjadi Rp178 triliun. Ini ditopang masing-masing oleh pertumbuhan tabungan sebesar 19% dan deposito berjangka sebesar 9%. Selain itu, rasio CASA bank tetap stabil di 54,8%. Pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga mencerminkan fokus Bank yang berkelanjutan dalam memberikan solusi keuangan yang komprehensif kepada nasabahnya.

Adapun Loan to Deposit Ratio (LDR) meningkat menjadi 78,9%. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan pembiayaan yang didorong oleh pulihnya kondisi ekonomi.

Lebih lanjut, bisnis wealth management Bank OCBC NISP juga tumbuh 7% YoY pada semester I-2023 dan memberikan kontribusi sebesar 33% terhadap fee-based income Bank secara keseluruhan.

Seiring dengan pertumbuhan laba bersih bank yang meningkat 25% YoY, Return on Equity (ROE) naik menjadi 12,3%, dari 10,6% pada periode yang sama tahun lalu.

Bank OCBC NISP juga menunjukkan kecukupan modal yang kuat sebagai tanda positif bagi Kesehatan keuangan perbankan dan berada pada posisi yang baik untuk terus tumbuh di masa depan. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat sebesar 23,2%, jauh di atas ketentuan minimum.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kucurkan Dana Rp189,88 Miliar, Putra Borneo Agro Lestari Serok 1,29% Saham SSMS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Putra Borneo Agro Lestari, salah satu pemegang...

Siap-siap! BEI Cabut Suspensi Dua Saham Ini Mulai Besok Pagi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut...

Satu Saham Masuk Daftar Pemantauan Khusus, Satu Lagi Akhirnya Bebas Mulai Besok!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembaruan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru