STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka menguat di level 9.098,702, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Senin (19/1/2026) kembali mengukir rekor tertinggi baru dalam sejarah pasar modal atau all time hight (ATH), ditutup menguat 58,466 poin atau naik 0,64% ke 9.133,873, dari penutupan Kamis (15/1/2026) di level 9.075,406.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi baru harian di 9.100, tepatnya di posisi 9.133,873 dan terendah di 9.025,998. Naiknya IHSG hari ini berkat harga saham 377 emiten yang berakhir menguat. Sementara harga saham 318 emiten ditutup turun dan 110 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Senin (19/1/2026).
Emiten yang harga sahamnya ditutup naik pada Senin ini, antara lain, ASII naik 4,96% jadi Rp7.400 per saham. BBCA naik 0,62% jadi Rp8.125, BBRI naik 0,52% jadi Rp3.840, BUMI naik 0,49% jadi Rp412, BMRI naik 0,20% jadi Rp5.000, BBNI naik 1,76% jadi Rp4.620, BRPT naik 4,24% jadi Rp2.950, CDIA naik 4,59% jadi Rp1.595, MDKA naik 2,34% jadi Rp3.060, dan CUAN naik 9,19% ke harga Rp2.020 per saham.
Sedangkan harga saham AMMN turun 4,67% jadi Rp7.650 per saham. MBMA turun 2,53% jadi Rp770, MINA turun 5,51% jadi Rp600, BUVA turun 2,39% jadi Rp1.840, TLKM turun 1,09% jadi Rp3.620, dan UNVR tergerus 4,90% ke harga Rp2.330 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Senin (19/1/2026) mencapai 85,355 miliar lembar saham senilai Rp35,917 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 3.935.575 kali. Nilai transaksi Senin (19/1/2026) ini naik dibandingkan Kamis (15/1/2026) sebesar Rp28,254 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Senin (19/1/2026) ini tercatat sebesar Rp16.670.312 triliun, naik dari Rp16.542.109 triliun, Kamis (15/1/2026).
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Senin (19/1/2026) ini ditutup melemah, kecuali indeks Shanghai ditutup naik 0,29%. Sedangkan indeks Straits Times, Nikkei 225 dan Hang Seng ditutup turun masing-masing 0,29%, 0,65% dan 1,05%.
