Wall Street Bervariasi: Dow Jones Tembus Rekor 52.000, Saham Chip Rontok Imbas Rotasi Pasar

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street berakhir bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa sore (16/6/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (17/6/2026) WIB. Inde...

Wall Street Bervariasi: Dow Jones Tembus Rekor 52.000, Saham Chip Rontok Imbas Rotasi Pasar
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street berakhir bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa sore (16/6/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (17/6/2026) WIB. Indeks Dow Jones berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Investor mulai memindahkan uang mereka dari saham produsen chip ke saham sektor lain karena harga minyak dunia merosot.

Mengutip CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York melonjak 328,64 poin atau 0,64% ke level 51.999,67. Dow Jones bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi harian pada posisi 52.190,29 dalam sesi tersebut. Indeks S&P 500 (SPX) justru turun 0,57% dan berakhir di posisi 7.511,35. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, melemah 1,15% menjadi 26.376,34.

Penurunan indeks Nasdaq dipicu oleh rontoknya sejumlah saham produsen chip. Saham Advanced Micro Devices anjlok lebih dari 7%. Broadcom mengalami penurunan sebesar 4%. Micron Technology merosot 6%. Saham raksasa teknologi Nvidia juga kehilangan nilai lebih dari 2%.

Di sisi lain, harga minyak dunia melanjutkan tren penurunan. Harga minyak mentah Brent turun 5,06% ke posisi USD 78,96 per barel. Minyak West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 5,82% ke level USD 76,05 per barel. Ini merupakan kali pertama kedua jenis minyak tersebut menetap di bawah USD 80 per barel sejak awal Maret lalu.

Penurunan harga minyak dipicu oleh kabar perdamaian di Timur Tengah. Presiden Donald Trump mengumumkan AS dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif membenarkan kedua belah pihak sudah menghentikan operasi militer di semua lini. Upacara penandatanganan akan dilakukan Jumat ini di Swiss.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2

Whats Your Reaction

like 0
Like
dislike 0
Dislike
love 0
Love
funny 0
Funny
angry 0
Angry
sad 0
Sad
wow 0
Wow