Wall Street Ditutup Beragam, S&P 500 Sempat Sentuh Rekor Baru
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan Kamis (20/6/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (21/6/2024) WIB. Indeks S&P 500 sempat melewati angka 5.500 untuk...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan Kamis (20/6/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (21/6/2024) WIB. Indeks S&P 500 sempat melewati angka 5.500 untuk pertama kalinya, namun akhirnya turun. Sebelumnya, indeks ini sempat naik 0,34% dan mencapai rekor tertinggi baru.
Mengutip CNBC International, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS naik 299,90 poin atau 0,77% dan menjadi 39.134,76. Indeks S&P 500 (SPX), turun 13,86 poin atau 0,25% mencapai 5.473,17. Indeks komposit Nasdaq (IXIC), juga jatuh 140,64 poin atau 0,79% menyentuh 17.721,59.
Nathan Kotler, kepala perdagangan di GenTrust, menjelaskan bahwa ini adalah periode volume rendah untuk pasar, sehingga tidak banyak faktor yang mendorong pergerakan harian. "Ada tanda-tanda bahwa pasar mulai sedikit berlebihan, namun momentum luar biasa masih berlanjut minggu ini," kata Kotler.
Nvidia, perusahaan pembuat chip, turun 3,5% setelah sebelumnya sempat naik. Pada Selasa, Nvidia berhasil menggeser Microsoft sebagai perusahaan publik paling berharga. Saham Nvidia telah melonjak lebih dari 160% tahun ini berkat lonjakan permintaan di sektor AI, meskipun ada tanda-tanda penurunan pengeluaran konsumen.
Darden Restaurants naik 1,5% setelah melampaui ekspektasi pendapatan. Sementara itu, Gilead Sciences melonjak sekitar 8,5%, mencatat hari terbaiknya sejak 2022 setelah berhasil dalam uji coba tahap akhir suntikan pencegahan HIV.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...