Wall Street Melempem Gegara Saham Nvidia Anjlok, Pasar Tunggu Data Penjualan Ritel
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (15/4/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (16/4/2025) WIB. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan saham-saham tekno...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (15/4/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (16/4/2025) WIB. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan saham-saham teknologi. Penurunan ini terjadi karena investor menanti data penting soal penjualan ritel dan deretan laporan keuangan emiten besar.
Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York) turun 155,83 poin atau 0,38% menjadi 40.368,96. Indeks S&P 500 (SPX) 500 tergelincir 9,34 poin atau 0,17% ke posisi 5.396,63. Sementara itu, Indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, terkoreksi tipis 8,32 poin atau 0,05% dan berakhir di level 16.823,17.
Kontrak berjangka Dow Jones turun 159 poin atau 0,4%. Sementara itu, S&P 500 futures dan Nasdaq 100 futures masing-masing turun 0,8% dan 1,2%.
Saham Nvidia anjlok lebih dari 6% dalam perdagangan setelah jam bursa. Penurunan ini terjadi usai perusahaan chip raksasa itu mengumumkan akan mencatat beban kuartalan sebesar US$5,5 miliar. Biaya itu terkait pembatasan ekspor chip H20 ke China dan beberapa negara lainnya.
Koreksi Nvidia ini memperberat sentimen yang memang sudah hati-hati sejak awal pekan.
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten