Wall Street Terkapar! Dow Jones dan S&P 500 Tumbang, Saham Teknologi Penyelamat Hari!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Rabu (25/9/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (26/9/2024) WIB. Dow Jones dan S&P 500 mengalami penurunan ta...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Rabu (25/9/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (26/9/2024) WIB. Dow Jones dan S&P 500 mengalami penurunan tajam setelah empat hari berturut-turut mencetak kenaikan. Namun, Nasdaq berhasil mencatat kenaikan kecil.
Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS merosot tajam 293,47 poin atau 0,70%, menjadi 41.914,75. Indeks S&P 500 (SPX) turun 10,67 poin atau 0,19% mencapai 5.722,26. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) meski lebih stabil, hanya mencatat kenaikan tipis 7,68 poin atau 0,04%, menyentuh 18.082,21.
Saham-saham otomotif menjadi sorotan. General Motors dan Ford terjun bebas lebih dari 4% setelah mendapat penurunan peringkat dari Morgan Stanley. Saham Amgen, perusahaan farmasi, juga melemah signifikan, turun 5,5% dan memberikan tekanan besar pada Dow.
Dari 11 sektor yang tercatat di S&P 500, sembilan di antaranya berakhir di zona merah. Sektor energi paling terpukul akibat penurunan harga minyak mentah AS, dengan saham Chevron anjlok lebih dari 2%.
Namun, sektor teknologi justru bersinar. Saham Hewlett Packard Enterprise melonjak lebih dari 5% setelah Barclays meng-upgrade prospeknya, berkat tingginya permintaan untuk pusat data berbasis kecerdasan buatan. Nvidia juga menguat 2,2%, membawa nilai pasarnya melewati US$3 triliun.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...