WSBP Kumpulkan Kontrak Baru Rp1,36 Triliun, Eksternal Kuasai 74,88%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatat nilai kontrak baru (NKB) Rp1,36 triliun hingga November 2025. Perolehan ini berasal dari seluruh lini bisnis dan terus menguat se...

WSBP Kumpulkan Kontrak Baru Rp1,36 Triliun, Eksternal Kuasai 74,88%
Bacakan Artikel

WSBP juga mengantongi nilai kontrak dikelola (NKD) Rp2,12 triliun hingga November 2025. Proyek tersebar dari Sumatera hingga wilayah timur. Fandy menyampaikan, โ€œWSBP sampai dengan saat ini mengelola nilai kontrak Rp2,64 triliun yang terdiri dari seluruh lini bisnis dan juga area penjualan dari Sumatera sampai dengan wilayah timur Indonesia.โ€

Area penjualan 1 mencatat NKD Rp738 miliar dari proyek Jalan Tol Palembangโ€“Betung dan Tol Serangโ€“Panimbang. Area penjualan 2 mencatat Rp597 miliar dari LRT Velodromeโ€“Manggarai serta Jalan Tol Bogorโ€“Ciawiโ€“Sukabumi. Area penjualan 3 mencatat Rp212 miliar dari suplai Jalan Tol Probolinggoโ€“Banyuwangi dan dermaga Marunda. Area penjualan 4 di IKN mencatat Rp191 miliar dari Jalan KIPP dan Basilica IKN. Area penjualan 5 mencatat Rp100 miliar untuk suplai UCC LNG Tangguh dan Kantor Gubernur Papua Selatan.

Fandy menambahkan, โ€œUntuk area penjualan 5 di Sulawesi, Maluku, dan Papua, ini nilai kontrak yang dikelola Rp100 miliar. Yang sedang kami kerjakan ini adalah suplai untuk proyek UCC LNG Tangguh dari JGC Construction Indonesia. Lalu juga kantor Gubernur Papua Selatan.โ€

Nilai kontrak jasa konstruksi mencapai Rp793 miliar. Proyeknya antara lain Unipi Persis di Bandung, Container Yard Batu Ampar Batam, dan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan. Nilai sewa alat berat tercatat Rp13 miliar.

Kontribusi terbesar pendapatan dan kontrak baru berasal dari proyek Jalan Tol Trans Sumatera Palembangโ€“Betung yang dimiliki Hutama Karya Infrastruktur dan Waskita Karya. Nilai kontraknya Rp287,6 miliar untuk suplai precast dan readymix. Proyek lainnya LRT Velodromeโ€“Manggarai, UCC LNG Tangguh senilai Rp78,5 miliar, serta proyek pembangunan gedung kuliah jurusan kesehatan Politeknik Negeri Madura senilai Rp59,1 miliar. Fandy menegaskan, โ€œYang paling besar mungkin di proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera dari Palembang Betung, Pangkalan Balai ke Betung juga,โ€ tandas Fandy.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2