spot_img

Penjualan Turun 33%, Pelat Timah Nusantara Merugi pada 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) meraih penjualan sebesar US$171,09 juta pada 2023. Angka ini turun sekitar 33% dari penjualan sebesar US$255,35 juta pada 2022.

Menurut laporan keuangan NIKL per Desember 2023, Selasa (20/2/2024), seiring penjualan, beban pokok juga turun 28,10% menjadi US$169,50 juta, dari sebelumnya sebesar US$235,75 juta. Meski begitu, laba bruto NIKL tetap merosot sebesar 92% menjadi US$1,58 juta dari US$19,59 juta pada 2022.

Di tengah penurunan penjualan, beban administrasi, beban penjualan dan administrasi dan biaya keuangan NIKL mengalami peningkatan pada tahun 2023. Hal ini menyebabkan NIKL mengalami rugi sebelum pajak sebesar US$4,83 juta pada 2023. Sedangkan pada tahun 2022, NIKL masih mencatat laba sebelum pajak sebesar US$9,15 juta.

Alhasil, Perseroan merugi sebesar US$3,67 juta (US$0,0015 per saham) pada 2023. Padahal pada 2022, NIKL masih mencatat laba bersih sebesar US$7,13 juta (US$0,0028 per saham).

Jumlah liabilitas NIKL mencapai US$80,05 juta per 31 Desember 2023, turun dari US$136,47 juta per 31 Desember 2022. Jumlah aset mencapai US$135,81 juta per 31 Desember 2023, turun dari US$196,37 juta per 31 Desember 2022.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Adhi Karya (ADHI) Naik 12,56% di Semester I 2026 Meski Pendapatan Turun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan...

Pendapatan Tol Meningkat, Laba Marga Lingkar Jakarta (MLJK) Tumbuh 5,66% di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Marga Lingkar Jakarta (MLJK) mengantongi...

Perangi Scam dan Judi Online, BRI, PERBANAS, OJK dan Komdigi Perkuat Sinergi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) bersama Otoritas...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru