back to top

Habis Naik, Emas Kini Tumbang! Pasar Tunggu Kabar dari Trump-Xi

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun pada penutupan perdagangan Selasa (3/6/2025) waktu setempat, atau Rabu pagi (4/6/2025) WIB. Padahal sebelumnya, logam mulia ini sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir empat minggu terakhir.

Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot turun 0,8% ke posisi US$3.352,45 per ons troi. Level ini sempat menyentuh posisi tertinggi sejak 8 Mei lalu.

Emas berjangka Amerika Serikat juga melemah. Kontraknya turun 0,6% dan ditutup di level US$3.350,60 per ons troi.

Penyebab utama penurunan ini adalah penguatan dolar AS. Mata uang tersebut menguat 0,5% dari posisi terendah dalam lebih dari sebulan. Penguatan dolar membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar.

“Kita memasuki periode yang dikenal sebagai musim lesu musim panas. Jadi, ada ekspektasi bahwa pasar emas bisa bergerak datar atau cenderung lesu,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.

Pasar kini tengah menanti kabar kemungkinan percakapan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Hubungan dagang dua negara ini masih panas.

Trump sebelumnya menuduh China telah melanggar kesepakatan untuk menurunkan tarif. Kontak telepon yang akan dilakukan kedua pemimpin dinilai bisa menentukan arah hubungan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Dari Eropa, Komisi Eropa tetap ingin menurunkan tarif dengan AS. Namun, Trump justru mengusulkan kenaikan tarif pada baja dan aluminium. Washington bahkan meminta negara mitranya untuk mengajukan tawaran baru sebelum Rabu agar negosiasi bisa dipercepat.

Investor juga menunggu data tenaga kerja nonpertanian AS yang akan dirilis Jumat. Selain itu, komentar dari pejabat The Federal Reserve ikut dinanti untuk mencari sinyal soal arah kebijakan suku bunga berikutnya.

“Saya percaya The Fed siap memangkas suku bunga lagi, tapi kemungkinan besar baru akan dilakukan pada September. Ini adalah faktor lain yang bisa menekan dolar dan mendukung emas,” ujar Meger.

Sebagai aset safe haven, emas biasanya dicari saat ketidakpastian ekonomi dan politik meningkat. Sepanjang tahun ini, harga emas telah naik sekitar 28%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Menanti Hasil Perundingan Nuklir AS-Iran, Harga Emas Dunia Bergerak Stabil

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak stabil pada...

Perundingan Nuklir AS-Iran Diperpanjang, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia turun tipis sekitar...

Harga Emas Dunia Meroket Lagi, Investor Cari Aman di Tengah Tarif Baru AS dan Konflik Iran

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru