back to top

TOTL Kantongi Kontrak Baru Rp 2,79 Triliun di Oktober 2025, Incar Rp 5 Triliun hingga Akhir Tahun Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 3 November 2025. Rapat ini dilaksanakan secara elektronik melalui sistem e-RUPS yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Corporate Secretary TOTL, Anggie S. Sidharta menjelaskan, dalam rapat tersebut para pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) 2020.

Selain itu, rapat juga membahas studi kelayakan terkait rencana penambahan kegiatan usaha. Penyesuaian ini dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

“Perubahan ini menjadi bagian dari strategi kami untuk memperluas ruang gerak bisnis sekaligus menjaga kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Anggie dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 3,5 triliun dan laba bersih Rp 295 miliar sepanjang tahun 2025. TOTL juga membidik nilai kontrak baru (new signed contract) senilai Rp 5 triliun di tahun yang sama.

Hingga Oktober 2025, Total Bangun Persada telah mengantongi kontrak senilai Rp 2,79 triliun. Proyek yang sedang berjalan meliputi pembangunan gedung rumah sakit, hotel, kantor, data center, dan proyek swasta lainnya.

“Seluruh proyek yang kami tangani saat ini merupakan proyek swasta, dengan fokus pada efisiensi dan kualitas konstruksi,” tambah Anggie.

Dengan target ambisius dan perubahan strategi usaha, manajemen TOTL optimistis dapat memperkuat posisi perusahaan di industri konstruksi nasional pada tahun mendatang.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pefindo Kantongi Mandat Surat Utang Rp71,35 Triliun di Awal 2026, Sektor Ini Juaranya

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat...

Suku Bunga Rendah, Pefindo Prediksi Penerbitan Obligasi Korporasi Rp196 Triliun di 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan...

Rekor! Penerbitan Surat Utang Korporasi 2025 Tembus Rp284,3 Triliun

STOCKWATCH.ID, Jakarta – Penerbitan surat utang korporasi di Indonesia...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru