STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT RMK Energy Tbk (RMKE) akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini merespons pertanyaan otoritas bursa terkait lonjakan harga saham perusahaan yang sangat tajam. Pergerakan harga yang luar biasa tersebut sebelumnya membuat BEI memutuskan untuk menggembok perdagangan saham RMKE.
Otoritas bursa telah menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham RMKE sejak sesi I tanggal 13 Januari 2026. Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai sebagai bentuk perlindungan bagi para investor. BEI meminta manajemen menjelaskan penyebab di balik pergerakan harga tersebut.
Sekretaris Perusahaan RMKE, Muhtar, menyampaikan tanggapannya melalui keterbukaan informasi. Ia menyebut manajemen perusahaan terus memantau pergerakan harga saham di pasar. Namun, sejauh ini tidak ada peristiwa mendesak dari internal perusahaan yang memengaruhinya.
“Perseroan mencermati adanya kenaikan harga saham yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Hingga saat ini, kami belum menemukan adanya informasi material internal yang dapat menjadi pemicu langsung atas pergerakan tersebut,” ujar Muhtar dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).
Sebelum terkena suspensi, performa saham RMKE memang menunjukkan kenaikan yang fantastis. Harga saham emiten penunjang pertambangan ini melonjak 1.150 poin atau melesat 17,10% ke level Rp7.875. Sebelumnya, saham ini masih bertengger di posisi Rp6.725.
Pada hari terakhir perdagangannya, saham RMKE dibuka pada harga Rp7.400. Harga kemudian bergerak lincah pada kisaran Rp7.000 hingga Rp8.000. Volume perdagangan tercatat cukup besar mencapai 78,88 juta saham.
Level Rp7.875 tersebut menjadi rekor harga tertinggi saham RMKE sepanjang tahun berjalan. Jika menilik ke belakang, dalam setahun terakhir saham ini bergerak pada rentang harga Rp486 hingga Rp8.000. Melambungnya harga saham ini turut mendongkrak kapitalisasi pasar perusahaan.
Saat ini, nilai kapitalisasi pasar RMKE telah menyentuh angka Rp34,45 triliun. Hingga berita ini diturunkan, BEI masih memberlakukan suspensi perdagangan saham RMKE. Investor diminta untuk terus memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.
