Rabu, Januari 21, 2026
27.9 C
Jakarta

Tensi Geopolitik Memanas, Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru 4.700 USD

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak sejarah pada penutupan perdagangan Selasa (20/1/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (21/1/2026) WIB. Logam mulia ini berhasil menembus level psikologis baru di atas 4.700 USD per ons.

Mengutip CNBC International, lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global. Kondisi tersebut mendorong investor memburu aset aman (safe-haven). Di saat yang sama, harga perak juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan melampaui angka 95 USD.

Emas spot ditutup menguat sekitar 2% ke level 4.757,33 USD per ons. Sebelumnya, harga sempat menyentuh rekor tertinggi harian pada posisi 4.765,93 USD. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman Februari menetap 3,7% lebih tinggi di level 4.765,80 USD per ons.

Analisis pasar dari City Index dan FOREX.com, Fawad Razaqzada memberikan pandangannya terkait situasi ini. Menurutnya, ketidakpastian politik menjadi bahan bakar utama kenaikan harga.

“Emas telah melonjak lebih dalam ke wilayah yang belum terjamah karena investor melakukan lindung nilai terhadap risiko politik yang meningkat,” ujar Fawad Razaqzada.

Ia menambahkan kondisi mata uang Negeri Paman Sam turut memengaruhi pergerakan logam mulia. Pelemahan mata uang tersebut membuat emas menjadi lebih menarik.

“Dolar yang lebih lemah memberikan dorongan tambahan bagi logam mulia, memperkuat reli emas pada saat kepercayaan terhadap aset AS tampak goyah,” tuturnya.

Indeks utama di Wall Street sendiri merosot ke level terendah dalam hampir tiga minggu pada Selasa. Para investor merasa terancam oleh pernyataan Presiden Donald Trump terkait tarif baru terhadap Eropa. Hal ini berkaitan dengan kendali atas wilayah Greenland.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Pasar saat ini memproyeksikan dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin mulai pertengahan 2026.

Sepanjang tahun 2025, harga emas telah melonjak sebesar 64%. Sejak awal tahun 2026, nilainya kembali bertambah 10%. Razaqzada memprediksi tren penguatan ini masih akan berlanjut ke level yang lebih tinggi.

“4.800 USD dan 4.900 USD adalah titik referensi nyata berikutnya (untuk emas), dengan level kunci 5.000 USD menonjol sebagai target psikologis jangka panjang,” tambah Razaqzada.

Selain emas, perak spot sempat menyentuh rekor 95,87 USD sebelum akhirnya terkoreksi tipis 0,3% ke level 94,38 USD per ons. Perak mencatat pertumbuhan fantastis sebesar 147% pada 2025 dan telah naik lebih dari 32% sejak awal 2026.

Logam mulia lainnya juga terpantau menguat. Platinum spot naik 2,3% menjadi 2.429,60 USD per ons. Sedangkan paladium meningkat 1,1% ke posisi 1.861,61 USD.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pasokan Kazakhstan Terganggu, Harga Minyak Dunia Melaju ke 64,92 USD

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia ditutup menguat pada...

Tensi AS-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke Level 64,19 USD

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia bergerak menguat tipis...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru