back to top

Didampingi BRI, Petani Buah Naga Banyuwangi Kini Makin Percaya Diri dan Naik Kelas

STOCKWATCH.ID (BANYUWANGI) – Kelompok Petani Buah Naga (Panaba) asal Banyuwangi kini sukses memperluas jangkauan pasarnya. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan program Klasterku Hidupku yang diinisiasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Awalnya, para petani di daerah tersebut menghadapi berbagai kendala. Mulai dari serangan penyakit tanaman hingga harga yang anjlok saat produksi meningkat. Ketua Klaster Panaba, Edy, membentuk kelompok ini pada 2016 guna mengatasi persoalan tersebut.

Klaster Panaba berperan penting dalam menjaga stabilitas harga demi melindungi petani. Kelompok ini memiliki pedoman harga bagi para pedagang yang bergabung. Sebagai contoh, jika harga di pasar Rp10.000, pedagang wajib membeli dari petani minimal seharga Rp7.000.

Sejak 2017, BRI memberikan pendampingan terarah kepada Klaster Panaba. Dukungan ini mencakup akses permodalan serta penguatan kapasitas usaha. Bantuan tersebut membuat petani lebih percaya diri dalam berinovasi.

Salah satu inovasi utama yang dikembangkan adalah pemanfaatan lampu untuk budidaya. Teknologi ini memungkinkan petani mengatur siklus produksi tanpa harus bergantung pada musim. Langkah tersebut terbukti meningkatkan konsistensi dan kualitas panen buah naga di Banyuwangi.

“Petani jadi lebih berani mengembangkan usaha. Apalagi kalau mau pakai teknologi, itu butuh modal besar,” ujar Edy dalam keterangan resminya, Selasa (3/2/2026).

Selain modal, BRI mempermudah proses pinjaman bagi para petani buah naga. Perseroan juga mendatangkan pakar untuk memberikan pelatihan langsung kepada anggota klaster. Pendampingan ini membuat petani tidak lagi merasa berjuang sendirian.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan program Klasterku Hidupku dirancang untuk mendorong UMKM naik kelas. BRI berupaya membangun ekosistem usaha yang memungkinkan kolaborasi dan peningkatan skala produksi.

“Semoga cerita dari Klaster Usaha Panaba di Banyuwangi dapat direplika oleh pelaku usaha di daerah lainnya,” kata Akhmad.

Hingga akhir tahun 2025, BRI tercatat telah membina 42.682 Klaster Usaha di seluruh Indonesia. Bank pelat merah ini juga melaksanakan 3.001 kegiatan pemberdayaan. Fokus pembinaan diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki dampak besar terhadap ekonomi daerah.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Genjot Hilirisasi Pertambangan, Komisi XII Puji Keterbukaan dan Akuntabilitas Vale Indonesia (INCO)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Wakil Ketua MPR sekaligus anggota DPR...

SIG Raih Rekor MURI, Bekali 500 Ahli Bangunan Sertifikasi Profesional di 5 Provinsi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)...

Xolare Energy (SOLA) Mulai Kerjakan Jalan Hauling Batubara di Sumsel, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA), melalui...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru