STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp132,72 miliar (Rp103,29 per saham) pada 2025, turun 0,34% dibanding Rp133,53 miliar (Rp103,65 per saham) pada tahun 2024.
Berdasarkan laporan Desember 2025 yang disampaikan ke BEI, Rabu 4 Maret 2026, pendapatan bersih TEBE turun 14,73% menjadi Rp483,19 miliar pada 2025, dari Rp566,67 miliar pada tahun 2024.
Penurunan terbesar pendapatan TEBE tahun 2025 dari jasa pelabuhan yakni 13,78% jadi Rp425,90 miliar, dari Rp493,98 miliar. Adapun jasa angkutan dan jasa sewa, masing-masing turun 21,20% jadi Rp56,58 miliar dan 17,79% ke Rp699 juta.
Manajemen Perseroan berhasil menekan turun beban pokok penjualan sebesar 13,02%, dari Rp326,99 miliar menjadi Rp284,40 miliar pada tahun 2025. Namun, laba kotor TEBE turun 17,06% menjadi Rp198,78 miliar dari Rp239,68 miliar.
Setelah dikurangi beban usaha, emiten bidang infrastruktur perdagangan batubara dan penyediaan jasa logistik dan jalan angkut ini mencatat laba usaha sebesar Rp153,70 miliar pada 2025, turun 2,61% dari Rp157,83 miliar pada 2024.
Total aset TEBE per Desember 2025 sebesar Rp1,28 triliun, naik 10,97% dari Rp1,16 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah likuiditas dan ekuitas Perseroan , masing-masing Rp63,74 miliar dan Rp1,22 triliun. (konrad)
