Rontok 4,57%, IHSG Berakhir di 7.577,064 Dimotori Saham Unggulan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot lebih dari 4%. IHSG pada perdagangan saham Rabu (04/3/2026) ditutup di level 7.577,064. Berdasarkan data RTI Business, IHSG anjlok 362,702 poin atau rontok 4,57% dari penutupan Selasa (03/3/2026) di level 7.939,767. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level terendah harian di 7.486,341.

Turunnya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 734 emiten yang berakhir melemah. Sementara hanya sebanyak 54 emiten ditutup naik dan 33 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Rabu (04/3/2026).

Total volume perdagangan mencapai 53,617 miliar saham dengan nilai transaksi Rp29,723 triliun dan frekuensi 3.302.236 kali. Angka ini turun dibandingkan nilai transaksi sebesar Rp29,884 triliun, Selasa (03/3/2026). Adapun kapitalisasi pasar hari ini tercatat sebesar Rp13.549.424 triliun, turun dari Rp14.204.443 triliun, Selasa (03/3/2026).

Saham-saham unggulan (bluechip) yang berakhir melemah di antaranya adalah BBCA turun 2,83% jadi Rp6.875 per saham. BMRI turun 2,35% jadi Rp4.980, BBNI turun 3,49% jadi Rp4.150, dan BBRI turun 2,12% ke harga Rp3.690 per saham.

Selain itu, saham TLKM turun 7,25% jadi Rp3.200 per saham. ASII turun 1,99% jadi Rp6.150, UNVR turun 6,97% jadi Rp1.935, DEWA turun 6,80% jadi Rp466, PTRO turun 9,01% jadi Rp5.300, ADRO turun 2,83% jadi Rp2.400, dan BUMI turun 7,14% ke harga Rp234 per saham.

Sedangkan harga saham ENRG naik 0,47% jadi Rp2.140 per saham. IFSH naik 25% jadi Rp3.250, SOTS naik 24,59% jadi Rp1.140, ITMA naik 11,91% jadi Rp2.630, GRPM naik 9,94% jadi Rp376, INPS naik 9,88% jadi Rp890, dan EURO naik 9,86% ke harga Rp1.560 per saham.

Mayoritas indeks Bursa Asia pada Rabu (04/3/2026) ditutup melemah. Indeks Nikkei 225, Hang Seng, Shanghai dan Straits Times ditutup turun masing-masing 3,61%, 2,01%, 0,98% dan 2,11%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Sinyal ‘Buy On Weakness’, Direksi BCA Agresif Borong Saham Miliaran Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jajaran direksi PT Bank Central Asia...

Tiga Emiten Sukses Raup Rp3,75 Triliun Lewat Rights Issue, Giliran Sektor Properti Unjuk Gigi!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sektor properti dan real estat mendominasi...

Dikuasai Perusahaan Jumbo dan Sektor Kesehatan, Ini Bocoran 16 Calon Emiten Baru di BEI.

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, hingga...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru