STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengantongi fasilitas kredit bergulir mata uang tunggal senilai 150 juta USD. Perseroan menandatangani perjanjian pinjaman tersebut pada 10 April 2026. Fasilitas ini melibatkan konsorsium sejumlah bank besar sebagai kreditur.
Adapun bank pemberi pinjaman meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN). Selain itu, terdapat PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BNLI) serta Kasikornbank Public Company Limited. Dalam kesepakatan ini, BBCA juga bertindak sebagai agen fasilitas.
Manajemen EMAS akan menggunakan dana tersebut untuk berbagai keperluan strategis grup. Itu antara laiaan untuk pembiayaan belanja modal dan persyaratan modal kerja. Perusahaan juga berencana menggunakan pinjaman untuk penyertaan modal atau pemberian kredit intra-grup.
Fasilitas kredit ini memiliki jangka waktu selama 12 bulan. Tanggal jatuh tempo akhir ditetapkan pada 10 April 2027. Suku bunga pinjaman terdiri atas margin sebesar 2% per tahun ditambah dengan suku bunga acuan majemuk yang berlaku.
Transaksi ini tidak melibatkan jaminan aset dari pihak perusahaan. Namun, terdapat sejumlah pembatasan (covenants) yang harus dipenuhi oleh debitur. Salah satunya adalah pembatasan dalam melakukan pelepasan aset tertentu.
Nilai transaksi ini tergolong material karena mencapai 39,38% dari total ekuitas perseroan. Perhitungan tersebut mengacu pada laporan keuangan audit EMAS per 31 Desember 2025. Pada periode tersebut, ekuitas perusahaan tercatat sebesar 380,8 juta USD.
Manajemen menegaskan perolehan pinjaman ini akan berdampak positif bagi operasional grup. Sumber pendanaan yang efisien diharapkan mampu mendukung keberlanjutan kegiatan usaha. Selain itu, fleksibilitas pendanaan perusahaan akan semakin meningkat.
“Transaksi ini dilakukan untuk membiayai semua tujuan korporasi umum grup Perseroan, termasuk belanja modal dan persyaratan modal kerja,” tulis manajemen EMAS dalam keterbukaan informasi, Senin (13/4/2026).
Langkah ini juga dipastikan tidak menimbulkan dampak material yang merugikan terhadap kondisi keuangan perusahaan. Manajemen menyebut transaksi ini telah melalui pertimbangan matang. Tujuannya guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi seluruh grup Merdeka Gold Resources.
