AADI Kucurkan Pinjaman Tambahan US$26 Juta ke Entitas Anak, Suku Bunga Turun!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) resmi mengumumkan transaksi afiliasi berupa amandemen keempat atas perjanjian pinjaman dengan entitas anaknya, PT Pari Coal (PC). Transa...
Dalam laporan bernomor 00043/2.0142-00/BS/02/0177/1/VI/2025 yang diterbitkan pada 25 Juni 2025, KJPP menyatakan transaksi tersebut dilakukan secara wajar.
AADI juga menyampaikan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan dan tidak termasuk dalam transaksi material. Nilainya tercatat masih di bawah 20% dari ekuitas perusahaan berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2024 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan.
Perseroan menjelaskan bahwa pemberian pinjaman kepada PC dinilai lebih efisien karena AADI telah memahami kondisi keuangan dan kebutuhan operasional anak usahanya itu. Jika dilakukan dengan pihak luar, prosesnya akan memerlukan seleksi tambahan dan evaluasi risiko yang lebih ketat.
Selain itu, dengan menyalurkan pembiayaan ke perusahaan terafiliasi, AADI dapat mengelola risiko secara lebih terukur dan menjaga pertumbuhan usaha dalam kelompok usaha secara terintegrasi.
Perseroan memastikan semua dokumen transaksi ini telah disusun dengan ketentuan dan syarat yang setara dengan transaksi yang dilakukan oleh pihak independen. Dengan begitu, struktur transaksi dilakukan secara adil atau armโs length basis.
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026