Stockwatch.id Versi penuh
Market

Absen Dividen, RUPS Sunson Textile (SSTM) Sahkan Laporan Keuangan Tahun 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) yang  digelar hari, Selasa 30 Juni 2026 memutuskan untuk tidak membagikan dividen. Pemegang...

Oleh konrad 02 Jul 2026 11:20 2 menit baca

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) yang  digelar hari, Selasa 30 Juni 2026 memutuskan untuk tidak membagikan dividen.

Pemegang saham menerima baik dan menyetujui Laporan Direksi mengenai jalannya dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

Selanjutnya, RUPS menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 dan memberikan pembebasan dan pelunasan (Acquit et decharge) kepada para anggota Direksi dan Komisaris Perseroan dari tanggung jawab atas pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukannya untuk tahun buku tersebut.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penunjukan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2026 dan memberi wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan honorarium Akuntan Publik tersebut serta persyaratan lain penunjukannya.

RUPS  juga menyetujui pengangkatan  kembali anggota  Direksi Perseroan yaitu Tuan Christopher Suriadi, terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2026 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2031 tetap menjadi Direktur Perseroan.

Sehingga sejak Rapat ditutup, susunan pengurus Perseroan adalah sebagai berikut :

- Komisaris Utama                : Tuan Sundjono Suriadi

-  Komisaris                          : Nyonya Mariah Suriadi

- Komisaris Independen         : Tuan Ali Senitro

- Komisaris Independen         : Tuan Sutomo

- Direktur Utama                   : Tuan Purnawan Suriadi

- Direktur                              : Tuan Mahayo Pudjiarto

- Direktur                              : Tuan Christopher Suriadi

Pada 2025, SSTM  mencatat kerugian bersih sebesar Rp19,07 miliar , meningkat 6,06% dibandingkan rugi bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp17,98 miliar. Meningkatnya rugi bersih dipicu turunnya pendapatan lain-lain menjadi hanyaRp3,25 miliar dari Rp10,54 miliar pada 2024. Pada saat yang sama, beban lain-lain Perseroan justru meningkat menjadi Rp21,20 miliar dari Rp19,24 miliar. Kendati merugi, penjualan bersih Perseroan masih tumbuh 16,37% menjadi Rp274,48 miliar pada 2025, dari Rp235,86 miliar pada tahun 2025

Topik terkait
Absen dividen Sunson Textie Sahkan Laporan Keuangan 2025 Angkat Direksi