Selasa, Januari 20, 2026
27.1 C
Jakarta

Agung Podomoro Land (APLN) Jual Mall Deli Park Medan Rp2,44 Triliun, Duitnya Buat Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melepas kepemilikan pusat perbelanjaan Mall Deli Park di Medan. Nilai transaksi pelepasan aset strategis ini mencapai Rp2,44 triliun.

Transaksi dilakukan melalui entitas anak, PT Sinar Menara Deli (SMD). Pembelinya adalah PT DPM Assets Indonesia (DPMAI). Perusahaan tersebut merupakan entitas yang 100% sahamnya dimiliki oleh PT Hankyu Hanshin Properties Indonesia.

Justini Omas, Sekretaris Perusahaan APLN, memberikan penjelasan resmi terkait aksi korporasi tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi dan pengelolaan portofolio aset perusahaan secara berkala.

“Penjualan Mall Deli Park merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam melakukan optimalisasi dan rebalancing portofolio aset, agar Perseroan dapat fokus pada pengembangan dan pengelolaan aset-aset strategis yang memiliki kontribusi tinggi terhadap kinerja jangka panjang,” ujar Justini dalam laporan resminya, Senin (19/1/2026).

Dana segar hasil penjualan akan digunakan untuk memperkuat likuiditas dan posisi kas perusahaan. Salah satu fokus utamanya adalah pengurangan kewajiban keuangan atau deleveraging.

APLN berencana melunasi sebagian utang kepada kreditur perbankan. Ini mencakup pembayaran utang SMD kepada Bank Maybank Indonesia sebesar Rp252 miliar. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk membayar utang APLN kepada Bank Danamon Indonesia sebesar Rp400 miliar.

Selain untuk bayar utang, sisa dana akan dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan. Perusahaan juga akan mendanai pengembangan proyek properti di Balikpapan melalui entitas anak, PT Pandega Citraniaga.

Terkait nilai transaksi, Justini menyebut angka Rp2,44 triliun sudah mencakup Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Skema pembayaran dilakukan secara tunai dan lunas sekaligus pada saat penandatanganan Akta Jual Beli (AJB).

“Transaksi ini bertujuan untuk memperkuat posisi kas dan likuiditas Perseroan,” tegas Justini.

Penentuan harga jual didasarkan pada pertimbangan komersial yang wajar. Manajemen mempertimbangkan kondisi pasar properti, karakteristik aset, serta hasil negosiasi independen. Hingga 31 Desember 2024, nilai tercatat (book value) Mall Deli Park berada di level Rp1,48 triliun.

Manajemen memastikan transaksi ini bukan merupakan transaksi material maupun transaksi afiliasi yang melanggar aturan OJK. Nilai transaksi tersebut setara dengan 15,96% dari total ekuitas perseroan, sehingga masih di bawah batasan 20% sesuai regulasi POJK 17/2020.

Langkah pelepasan aset ini diharapkan mendukung kebutuhan pendanaan operasional dan investasi APLN ke depan. Perusahaan kini lebih leluasa dalam mengelola arus kas untuk mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Turun jadi Rp1,12 Triliun, Manajemen RMK Energy Buka-bukaan Strategi Pemulihan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Manajemen PT RMK Energy Tbk (RMKE)...

Kantongi Rp2,5 Triliun, Bank Neo Commerce (BBYB) Habiskan Dana Rights Issue untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru