APBN Siap Hadapi Gejolak Global, Pemerintah Pastikan Defisit Tetap Aman
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia dirancang sangat tangguh. Anggaran negara siap meresp...
Kementerian Keuangan secara rutin menguji ketahanan (stress test) keuangan negara terhadap berbagai skenario terburuk. Analisis sensitivitas indikator makro ini selalu tercantum dalam nota keuangan pemerintah.
Setiap kenaikan USD1 pada harga minyak mentah Indonesia (ICP) berpotensi menambah defisit anggaran sekitar Rp6,8 triliun. Pelemahan nilai tukar sebesar Rp100 terhadap dolar AS akan menambah defisit sekitar Rp0,8 triliun. Sementara itu, lonjakan imbal hasil (yield) obligasi sebesar 0,1% berpotensi menambah beban negara hingga Rp1,9 triliun.
Meski penuh risiko, pemerintah mengklaim fundamental ekonomi RI masih sangat kuat. โStress-test yang kami lakukan pada skenario yang cukup plausible itu menunjukkan defisit masih terjaga di bawah 3%,โ tegasnya.
Pemerintah juga terus melakukan diversifikasi sumber pendanaan. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat ketahanan pembiayaan negara. Kemenkeu kini mulai memperluas basis investor dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.
โMinggu lalu Kemenkeu baru saja menerbitkan global bonds sejumlah USD4,5 miliar equivalent tapi dalam mata uang Euro dan Renminbi,โ ungkap Juda.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...