AS-Iran Teken Kesepakatan 14 Poin, Selat Hormuz Dibuka Kembali dan Sanksi Siap Dicabut
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Amerika Serikat (AS) dan Iran menandatangani kesepakatan baru yang menjadi dasar penghentian konflik antara kedua negara. Kesepakatan tersebut juga membuka jalan bagi pemb...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Amerika Serikat (AS) dan Iran menandatangani kesepakatan baru yang menjadi dasar penghentian konflik antara kedua negara. Kesepakatan tersebut juga membuka jalan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran, hingga pembentukan dana rekonstruksi senilai sedikitnya USD300 miliar.
Mengutip BBC, kesepakatan yang berbentuk Memorandum of Understanding (MoU) itu mulai berlaku setelah ditandatangani Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Penandatanganan dilakukan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G7 di Evian-les-Bains, Prancis. Kesepakatan ini tercapai sekitar empat bulan setelah pecahnya konflik yang melibatkan AS, Iran, dan Israel.
Pemerintahan Trump menyebut kesepakatan tersebut berbasis kinerja atau performance-based. Artinya, Iran hanya akan memperoleh manfaat jika menjalankan seluruh komitmennya sesuai perjanjian.
Akhiri Konflik di Semua Front
Poin pertama dalam MoU menegaskan penghentian operasi militer secara langsung dan permanen di seluruh front, termasuk di Lebanon.
Dokumen itu juga menyatakan kedua pihak tidak akan lagi memulai operasi militer maupun mengancam satu sama lain. Selain itu, kedua negara berkomitmen menjaga integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan setiap kelanjutan operasi militer Israel di Lebanon akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap kesepahaman tersebut.
Saling Hormati Kedaulatan
Pada poin kedua, AS dan Iran sepakat menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing.
Kedua negara juga berjanji tidak mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain.
Negosiasi Maksimal 60 Hari
MoU menetapkan tenggat waktu maksimal 60 hari untuk mencapai perjanjian final.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...