back to top

Asia Pramulia Masih Punya Sisa Dana IPO Rp26,7 Miliar, Disimpan di Bank Mandiri

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Informasi ini disampaikan Direktur & Corporate Secretary ASPR, Arif, melalui surat resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (14/1/2026). Perseroan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia setelah memperoleh tanggal efektif pada 30 Juni 2025.

Dalam IPO tersebut, ASPR menghimpun dana sebesar Rp100,69 miliar. Setelah dikurangi biaya penawaran umum Rp3,82 miliar, perseroan mengantongi dana bersih Rp96,87 miliar.

Hingga akhir 2025, ASPR telah menggunakan dana IPO sebesar Rp70,17 miliar. Dana ini disalurkan ke dua pos utama sesuai rencana dalam prospektus.

Sebanyak Rp23,91 miliar digunakan untuk pembelian mesin. Nilai ini setara 25% dari total rencana alokasi. Selain itu, Rp46,26 miliar dipakai untuk modal kerja operasional perseroan.

Dengan realisasi tersebut, sisa dana IPO yang masih dimiliki ASPR mencapai Rp26,7 miliar. Manajemen menempatkan dana ini pada instrumen perbankan.

Dana sisa IPO disimpan di PT Bank Mandiri Tbk dalam bentuk tabungan. Bunga yang diperoleh sebesar 0,8% per tahun dengan status hubungan pihak ketiga.

Arif menjelaskan tujuan penyampaian laporan ini dalam keterangan tertulis.

“Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, dengan ini kami sampaikan LRPD Hasil Penawaran Umum Perdana Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,” ujarnya dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (15/1/2026).

Sebagai tambahan, total biaya penawaran umum ASPR mencakup beberapa komponen. Biaya jasa profesi penunjang pasar modal tercatat Rp1,17 miliar. Biaya jasa penyelenggaraan atau management fee sebesar Rp1,10 miliar. Adapun biaya jasa penjaminan dan biaya jasa penjualan masing-masing sebesar Rp503,44 juta.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bongkar Dugaan Manipulasi IPO dan Harga Saham BEBS Meroket 7.150%, OJK Geledah Kantor PT MASI di SCBD

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggeledah kantor...

Sempat Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Buka Gembok 3 Saham Ini Besok!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut...

Kewajiban Beres, BEI Buka Kembali Gembok Saham WMPP Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru