Awas! Saham ARCI, MBSS, dan TMPO Kena Radar BEI, Ada Apa Nih?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan terjadinya aktivitas perdagangan tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) atas saham tiga emiten. Ketiga Perusahaan Terc...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan terjadinya aktivitas perdagangan tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) atas saham tiga emiten. Ketiga Perusahaan Tercatat tersebut yaitu PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), dan PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan bahwa pengumuman UMA ini bertujuan untuk melindungi investor dari potensi risiko yang mungkin terjadi di pasar modal. โPengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,โ ujarnya, dalam keterbukaan informasi dilaman BEI, dikutip Rabu (18/6/2025).
BEI mencatat, saham ARCI menunjukkan kenaikan signifikan dan mencurigakan. Informasi terakhir yang disampaikan emiten ini adalah materi public expose tahunan yang dipublikasikan pada 16 Juni 2025 melalui situs resmi BEI.
Lonjakan tak wajar juga terjadi pada saham MBSS. Informasi terakhir dari MBSS yang tercatat di BEI adalah penyampaian materi public expose tahunan pada tanggal yang sama, 16 Juni 2025.
Sementara itu, saham TMPO kembali masuk dalam radar pengawasan. Terakhir, emiten media ini menyampaikan penjelasan atas volatilitas transaksi pada 10 Juni 2025. Sebelumnya, saham TMPO juga pernah masuk daftar UMA pada 23 Agustus 2024.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...