Bangun JPM Dukuh Atas Rp167,1 Miliar, WSBP Targetkan Tuntas Triwulan III 2023
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang tergabung dalam Kerja Sama Operasional (KSO) Waskita dan Vision First, membangun Jembatan Penyeberangan Multiguna di Dukuh Atas dan m...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang tergabung dalam Kerja Sama Operasional (KSO) Waskita dan Vision First, membangun Jembatan Penyeberangan Multiguna di Dukuh Atas dan merevitalisasi Stasiun Commuterline Sudirman. Proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan berorientasi transit (transit oriented development) pertama di Jakarta, yaitu Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Jembatan sepanjang sekitar 250 meter tersebut akan menghubungkan akses penumpang LRT Jabodebek, KAI Commuter Line, dan Transjakarta. Hadirnya jembatan penyeberangan multiguna akan memberikan kenyamanan, kemudahahan, dan keamanan bagi para pengguna transportasi publik untuk mengakses kawasan. Hal tersebut akan mendorong peningkatan penggunaan transportasi publik oleh masyarakat sebagai sarana mobilitas sehari-hari.
โWSBP telah berkontribusi terhadap upaya perubahan gaya hidup masyarakat urban Jakarta,โujar Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary WSBP, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (18/8/2023).
Meskipun disebut jembatan, JPM ini didesain dengan fungsi pendukung berupa area pertokoan dan juga sebagai spot wisata baru. Lebih jauh lagi, jembatan dilengkapi dengan akses sepeda dengan disediakannya ramp yang memudahkan pesepeda untuk mengakses jembatan dan melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta. Pembangunan jembatan yang memiliki tinggi sekitar 18,4 meter dari permukaan tanah ini dimulai sejak Desember 2021. Di mana terbagi dalam 3 zona, yaitu Zona 1 (Sisi Waduk Setiabudi, Bangunan 3 lantai), Zona 2 (Jembatan Jl. Galunggung dan Jembatan Banjir Kanal), dan Zona 3 (Sisi Rel Kereta Stasiun Sudirman, Bangunan 2 lantai).
โWSBP menargetkan proyek ini selesai pada triwulan III/2023. Hingga saat ini progress konstruksi sekitar 91,28%,โtambahnya.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas