Baramulti Suksessarana (BSSR) Tebar Dividen Final Rp486,13 per Saham, Catat Jadwal Cum Date
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) segera membagikan dividen tunai final tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp486,13 per saham (USD0.0267533) pada 08 Juli 2...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) segera membagikan dividen tunai final tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp486,13 per saham (USD0.0267533) pada 08 Juli 2026.
Menurut Beuno Jurnalis, Sekretaris Perusahaan BSSR dalam keterbukaan informasi ke BEI, Jumat (19/6/2026), besanya dividen tersebut berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) pada tanggal 09 Juni 2026, yaitu USD 1 = Rp 18.171.
“Keputusan pembagian dividen ini berdasarkan hasil RUPST Perseroan yang dilaksanakan pada 15 Juni 2026. RUPST memutuskan untuk dilakukan pembayaran dividen final tunai tahun buku 2025 sebesar USD70 juta,” katanya.
Setiap pemegang satu saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BSSR per 26 Juni 2026 akan menerima dividen Rp486,13 per saham. Pembayaran dividen ke investor dilakukan Perseroan pada 08 Juli 2026.
Beuno berharap agar pemegang saham BSSR mencermati jadwal pembagian dividen yang diumumkan Perseroan. Cum dan ex dividen di pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan masing-masing pada 24 dan 25 Juni 2026, serta cum dan ex dividen di Pasar Tunai masing-masing pada 26 dan 29 Juni 2026. Pembayaran dividen pada tanggal 08 Juli 2026.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...