Batal Digelar, Simak Alasan SMGR Urungkan Rencana RUPSLB Juli 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG membatalkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2026. Sedianya, rapat tersebut akan d...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG membatalkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2026. Sedianya, rapat tersebut akan dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026.
Keputusan pembatalan ini disampaikan manajemen SIG melalui surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 Juni 2026. Langkah ini merujuk pada hasil evaluasi internal yang dilakukan oleh perusahaan.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menjelaskan pencabutan rencana agenda tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan beberapa hal. Keputusan ini otomatis membatalkan surat pemberitahuan rencana RUPSLB yang terbit pada 29 Mei 2026.
"Berdasarkan hasil evaluasi serta pertimbangan lainnya, pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam surat sebelumnya dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," ungkap Indrieffouny dalam keterangannya.
Rapat tersebut awalnya direncanakan berlangsung di Jakarta pada pukul 14:00 WIB. Selain membatalkan jadwal rapat, perusahaan juga membatalkan tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang semula jatuh pada 22 Juni 2026.
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan