BEI Buka Gembok, Saham IBFN Kembali Diperdagangkan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) di Pasar Reguler dan PasarTunai mulai sesi pertama, Selas...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) di Pasar Reguler dan PasarTunai mulai sesi pertama, Selasa (20/6).
โSehubungan dengan telah dipenuhinya kewajiban perseroan, maka Bursa mencabut penghentian sementara perdagangan efek IBFN di seluruh pasar terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek hari Selasa, 20 Juni 2023,โ demikian pengumuman Bursa hari ini.
Otoritas bursa juga meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
BEI menghentikan sementara (suspense) perdagangan saham IBFN sejak 10 Februari 2022. Suspensi dilakukan karena opini disclaimer laporan keuangan IBFN 2022 dan kelangsungan usaha setelah tidak lagi menjadi perusahaan pembiayaan.
Hingga pukul 10.18 WIB perdagangan sesi I di BEI, Selasa (20/6) saham IBFN terpantau di Rp97 per unit, tidak berubah dibanding saat disuspensi.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin