BEI Buka Suspensi, Saham Alakasa Industrindo (ALKA) Anjlok 14,68%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai terhitung sejak sesi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai terhitung sejak sesi I, Senin 16 Maret 2026.
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham ALKA di pasar reguler dan pasar tunai sejak perdagangan sesi pertama, Jumat 13 Maret 2026 dalam rangka cooling down.
Saat disuspensi BEI, Jumat 13 Maret 2026, saham AlKA ditutup naik 24,57% menjadi Rp1.090 per unit, jika dibandingkan sehari sebelumnya di level Rp875 per unit. Selama perdagangan sepekan, saham ALKA melonjak 65,15%.
Jika dibandingkan antara harga 12 Februari 2026 di Rp580 per unit terhadap penutupan 12 Maret 2026 di Rp1.090 per unit, maka saham industri perdagangan logam dan industri aluminium fabrikasi itu telah meroket hingga 87,93%.
Saat pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, Senin 16 Maret 2026 hingga pukul 09.45 WIB, saham ALKA tercatat anjlok 14,68% menjadi Rp930 per unit dibanding ketika disuspensi sebesar Rp1.090 per unit. (konrad)
- TRIN Jual 21,74 Juta Saham Treasuri, Kantongi Dana Rp7,35 Miliar
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- Hasan Fawzi: IHSG Menguat 10,51% pada Juli, Investor Asing Kembali Catat Net Buy...
- IHSG Melesat 1,37% ke 6.319,613, Saham BBCA, BMRI, dan BBRI Kompak Menguat
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia