Rabu, Januari 21, 2026
27.4 C
Jakarta

BEI Buka Suspensi, Saham Emiten Ini Resmi Diperdagangkan Lagi Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK). Saham emiten ini kembali bisa ditransaksikan mulai sesi I perdagangan Kamis, 15 Januari 2026. Pembukaan berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Sebelumnya, saham PKPK disuspensi sejak sesi I perdagangan 6 Januari 2026. Langkah ini diambil BEI karena harga saham mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Otoritas bursa memberikan waktu pendinginan bagi pelaku pasar.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, melalui keterbukaan informasi. BEI mengingatkan investor dan seluruh pihak terkait untuk selalu mencermati informasi resmi yang disampaikan perseroan.

“Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00006/BEI.WAS/01-2026 tanggal 5 Januari 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) dan berdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 15 Januari 2026,” ujar Yulianto, dalam keterbukaan informasi, Rabu (14/1/2026).

Harga Saham

Saham PKPK mencatat lonjakan tajam pada penutupan perdagangan Senin, 5 Januari 2026. Saham PKPK ditutup di level Rp1.790. Harga ini melonjak 355 poin atau 24,74% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp1.435 pada Jumat, 2 Januari 2026. Saham PKPK dibuka di Rp1.500 dan sempat bergerak di kisaran Rp1.460 hingga Rp1.790. Volume perdagangan mencapai 16.851.500 saham.

Penguatan tersebut membawa PKPK mencetak harga tertinggi tahun berjalan di Rp1.790 pada 5 Januari 2026. Harga terendah tahun berjalan tercatat di Rp1.435 pada 2 Januari 2026. Dalam periode 52 minggu terakhir, saham PKPK bergerak di rentang Rp492 hingga Rp1.790. Kapitalisasi pasar PKPK mencapai Rp2.148.000.000.000.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Inocycle Technology (INOV) Jual Seluruh Saham Perusahaan Senilai Rp315,09 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yong Hwa Lee,  Direktur PT Inocycle Technology Group...

TCID Tambah Plafon Pinjaman ke Anak Usaha Rp12 Miliar Buat Operasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengungkapkan, pihaknya...

Tambah Investasi, Bos Trimegah Karya Pratama (UVCR) Borong 59.700 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hady Kuswanto, Direktur Utama PT Trimegah Karya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru