BEI Buka Suspensi Saham MASA Hanya di Pasar Negosiasi, Ini Tujuannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) hanya di pasar negosiasi sejak perdagangan sesi II...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) hanya di pasar negosiasi sejak perdagangan sesi II, Selasa (4/3/2025) pukul 13.30 WIB.
Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, dalam pengumuman, Selasa (4/3/2025) mengatakan, pembukaan suspensi saham MASA di pasar negosiasi dalam rangka pengalihan saham hasil tender sukarela Tahap I kepada Compagnie Generale Des Établissements Michelin (CGEM). Tender sukarela itu dilakukan oleh PT CGS International Sekuritas Indonesia sebagai pihak yang ditunjuk oleh Perseroan.
Menurut Adi, pembukaan suspensi saham MASA berdasarkan permintaan dalam Surat PT Multistrada Arah Sarana Tbk nomor 0013/CS/MASA/III/25 tanggal 3 Maret 2025 perihal Permohonan Pembukaan Sementara Suspensi Perdagangan Efek dalam Rangka Pelaksanaan Crossing Saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk sehubungan dengan Penawaran Tender.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...