BEI Cabut Suspensi, Saham Tiga Emiten Ini Kembali Aktif Diperdagangkan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut status suspensi tiga emiten yang sebelumnya dihentikan sementara perdagangan saham dan warannya. Hal itu disampaikan oleh Pande Mad...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut status suspensi tiga emiten yang sebelumnya dihentikan sementara perdagangan saham dan warannya. Hal itu disampaikan oleh Pande Made Kusuma Ari A, Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, dalam keterbukaan informasi, Selasa (1/10/2024).
Menurut Pande, saham dan waran ketiga emiten ini kembali aktif ditransaksikan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi pertama perdagangan pada Rabu (2/10/2024). Saham pertama yang dibuka kembali adalah milik PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY). Selain itu, saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) dan Waran Seri I PT Pyridam Farma Tbk (PYFA-W) juga kembali bisa diperjualbelikan. Tak hanya RONY dan PYFA, BEI turut melepas gembok saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN).
Dengan pencabutan status suspensi, para investor bisa kembali aktif memperdagangkan saham RONY, PYFA, MFIN dan waran PYFA-W. Keputusan tersebut berlaku mulai sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (2/10/2024).
BEI menghentikan sementara perdagangan saham dan waran ketiga emiten lantaran terjadi lonjakan harga harga kumulatif yang cukup signifikan. Keputusan itu berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi pertama perdagangan pada Selasa (1/10/2024). BEI mengambil tindakan ini sebagai bentuk perlindungan terhadap investor.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan