BEI Kembali Buka Perdagangan Saham KAYU dan POLU
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan dua saham emiten, yaitu PT Golden Flower Tbk (POLU) dan PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) pada Kamis (4/1/2024). "Suspens...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan dua saham emiten, yaitu PT Golden Flower Tbk (POLU) dan PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) pada Kamis (4/1/2024).
"Suspensi atas perdagangan saham POLU dan KAYU di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 4 Januari 2024," ungkap Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dan Pande Made Kusuma Ari A. Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dalam pengumuman resminya, Rabu (3/1/2024) malam.
Sebelumnya, masing-masing pada 03 Januari 2024 dan 27 September 2023, BEI melakukan melakukan penghentian sementara perdagangan saham KAYU dan POLU. Suspensi perdangan saham POLU dan KAYU dilakukan karena terjadi pergerakan harga saham kumulatif yang signifikan. Oleh karena itu dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham tersebut.
Menurut Yulianto dan Pande, penghentian sementara perdagangan saham KAYU dan POLU tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham-saham tersebut.Yulianto dan Pande mengingkatkan, para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh manajemen KAYU dan POLU.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin