BEI Matangkan Rencana Demutualisasi, Ini yang Sedang Disiapkan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mematangkan persiapan terkait rencana demutualisasi. Operator pasar modal ini sedang menyusun kajian mendalam mengenai struktur organisas...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mematangkan persiapan terkait rencana demutualisasi. Operator pasar modal ini sedang menyusun kajian mendalam mengenai struktur organisasi yang paling ideal. Langkah ini dilakukan guna menindaklanjuti amanat undang-undang yang berlaku.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman menjelaskan posisi bursa dalam proses perubahan status ini. Ia menyebut bursa lebih berperan sebagai objek yang menjalankan aturan. Keputusan strategis berada di tangan pemegang saham serta regulator.
"Pertama ini adalah amanah Undang-undang P2SK. Kedua, kalau posisi Bursa lebih sebagai objek gitu ya. Artinya ini kan dilakukan di level shareholders, pengawas ya, OJK dan Kementerian Keuangan terkait dengan PP-nya," ujar Iman dalam konferensi pers penutupan perdagangan tahun 2025, di Gedung BEI, Selasa (30/12/2025).
Meski berposisi sebagai objek, manajemen BEI tidak tinggal diam. Pihaknya berinisiatif membantu pemerintah menyiapkan format terbaik. Caranya adalah dengan membandingkan sistem yang diterapkan di bursa negara lain.
"Tapi mungkin sebagai Bursa, kami mencoba membantu menyiapkan kajian bagaimana struktur yang optimal daripada Bursa Efek Indonesia dengan adanya demutuliasai. Kenapa? Karena kita akan belajar dari bursa-bursa yang lain. Jadi kami saat ini sedang membentuk kajian, sedang menyiapkan kajian bagaimana struktur organisasi daripada Bursa pasca demut dengan membandingkan bursa-bursa yang lain," jelasnya.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini