BEI Resmi Cabut Suspensi, Saham Ini Bebas Ditransaksikan Besok
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG). Langkah ini berlaku efektif mulai perdagangan s...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG). Langkah ini berlaku efektif mulai perdagangan sesi I pada Jumat, 17 April 2026.
Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, menyampaikan keputusan pencabutan suspensi ini mencakup perdagangan di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Otoritas bursa membuka kembali gembok saham UDNG berdasarkan penilaian bursa. Sebelumnya, saham emiten ini diparkir sementara sejak sesi I tanggal 7 April 2026.
"Suspensi atas perdagangan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 17 April 2026," ujar Pande dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (16/4/2026).
Keputusan suspensi sebelumnya diambil sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham UDNG. Tindakan tersebut merupakan bentuk perlindungan bagi investor.
BEI mengimbau pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. Bursa memandang perlu melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas perdagangan saham tersebut sebelum memutuskan membuka kembali akses transaksinya.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...