STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) berencana meluncurkan instrumen investasi baru berupa obligasi. Langkah ini bertujuan memperluas partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional berkelanjutan. Rencana ini diumumkan dalam acara Media Briefing di Kantor PT SMI, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
PT SMI bertugas sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Perusahaan ini menjadi agen pembangunan berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan bangsa.
Pembiayaan PT SMI tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan proyek infrastruktur semata. Pendanaan tersebut juga harus memberi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara terukur.
Kehadiran infrastruktur sangat penting bagi peningkatan produktivitas masyarakat. Pembangunan ini butuh skema pendanaan kuat, kolaboratif, dan beragam.
Keterlibatan masyarakat kini menjadi elemen krusial. Hal ini dapat memperluas kapasitas pendanaan inklusif tanpa bergantung pada sedikit sumber pembiayaan saja.
Instrumen obligasi untuk publik ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi pendanaan Perseroan. Selama ini, jejak pendanaan PT SMI masih didominasi oleh investor institusi dan korporasi.
“Rencana peluncuran instrumen investasi ini merupakan langkah untuk memperluas partisipasi publik dan menghubungkan masyarakat secara langsung dengan agenda pembangunan nasional yang berorientasi jangka panjang,” ujar Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, di Jakarta, Rabu (3/3/2026).
PT SMI secara konsisten aktif menerbitkan surat utang di pasar domestik sejak 2014. Produknya sangat beragam mulai dari Green Bond, Sustainability Bond, hingga Sukuk Mudharabah.
Perusahaan juga telah berhasil menerbitkan zero-coupon bond pertama pada 2025 lalu.
Total dana dari penerbitan dalam negeri telah menembus lebih dari Rp50 triliun hingga 2025. Pencapaian ini membuktikan posisi PT SMI sebagai emiten yang kredibel dan dipercaya investor.
“Kami berkomitmen memastikan setiap upaya pendanaan tetap relevan dan selaras dengan kebutuhan pembangunan,” kata Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti.
Saat ini, PT SMI mengantongi dukungan peringkat nasional AAA dari Pefindo. Posisi kokoh ini mendukung perusahaan untuk terus memperluas ekosistem pembiayaan secara transparan, kredibel, dan berkelanjutan.
