Bidik Pendapatan Rp550 Miliar, BIKE Patok Laba Rp30 Miliar pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE), membukukan penjualan sebesar Rp430,28 miliar sepanjang tahun 2023. Angka tersebut naik 90.54% dibanding tahun sebelumnya. Direktur Ut...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE), membukukan penjualan sebesar Rp430,28 miliar sepanjang tahun 2023. Angka tersebut naik 90.54% dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Utama BIKE, Andrew Mulyadi mengatakan untuk tahun mendatang, manajemen menargetkan pendapatan tunbuh sekitar 22% menjadi sebesar Rp 550 miliar. Adapun laba Perseroan diproyeksikan mencapai Rp 30 miliar, melonjak 36% ketimbang Rp19,2 miliar pada 2023 .
โKami percaya bahwa kerjasama dan fokus yang kuat terhadap pencapaian target yang ditetapkan akan menjadikan BIKE terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan,โ ungkap Andrew dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BIKE pada Kamis (16/5/2024).
Peningkatan penjualan ini tidak terlepas dari pengembangan kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik. Sejak tahun 2022, BIKE menjalin kerjasama dengan PT Terang Dunia Internusa Tbk dalam pengadaan sepeda listrik (United Bike), yang mengalami lonjakan permintaan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan perusahaan selama tahun 2023. Melalui kemitraan ini, BIKE juga ditunjuk oleh PT Terang Dunia Internusa Tbk sebagai distributor tunggal untuk menyalurkan produk motor listrik United E-Motor, serta sepeda dan sepeda listrik United Bike, Genio, dan Avand.
Untuk mencapai target-target kinerja di atas, BIKE telah menyiapkan sederet strategi. Perseroan meyakini taktik tersebut dapat meningkatkan omset
- Kawal Amanat UU P2SK, OJK Resmi Bentuk Satgas Bursa Mineral dan Komoditas Strate...
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- Kawal Amanat UU P2SK, OJK Resmi Bentuk Satgas Bursa Mineral dan Komoditas Strate...
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...