BNI Punya Jurus Khusus Hadapi Pelemahan Rupiah, Ini Strateginya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI tak tinggal diam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Di tengah kondisi global yang...
"BNI menjaga kecukupan likuiditas di atas rasio yang ditetapkan oleh regulator," kata Okki.
Rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) valas BNI saat ini tercatat sebesar 151,72%. Sementara itu, rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) berada di angka 135,13%. Kedua rasio ini jauh di atas batas minimum yang ditentukan otoritas.
Selain itu, posisi alat likuid dalam bentuk Dolar AS juga tetap terjaga. Bahkan disimpan di level yang lebih tinggi dari batas risiko internal bank.
Loan to Deposit Ratio (LDR) BNI pun tetap dalam koridor aman yang telah ditetapkan oleh manajemen.
Dengan posisi likuiditas yang kuat dan pengelolaan risiko yang disiplin, BNI yakin bisa tetap stabil di tengah gejolak ekonomi dunia.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...