BNI Sekuritas: Indeks Berpeluang Menguat Terbatas, Pantau Saham Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan menguat terbatas. Adapun indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 6.871,53. He...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan menguat terbatas. Adapun indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 6.871,53.
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks berpeluang rebound terbatas dan rawan profit taking, dari candle inside day & kondisi overbought.
โTrend netral, selama di atas 6.767. IHSG closing diatas 5 day MA (6.871). Indikator MACD golden cross, stochastic overbought, kenaikan tertahan dalam pola bullish channel, candle inside day. Selama di atas support 6.778 - 6.739, IHSG masih berpeluang rebound. IHSG masih ditutup di atas 200 day MA (6.790) untuk hari ke 5. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.602 - 7.070,โ ujar Andri dalam riset nya, Rabu (27/6).
Level resistance indeks berada di 6.907/6.931/6.964/7.004, sementara level support berada di 6.862/6.809/6.714/6.677, dengan perkiraan range 6.820 - 6.910.
Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,71%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi lebih dalam 1,15%, bahkan indeks Nasdaq terkoreksi tajam sebesar 1,87%.
โPenurunan indeks terjadi seiring dengan revisi turun perkiraan kinerja oleh Walmart. Hal ini menambah kekhawatiran bahwa belanja konsumen mungkin tidak cukup kuat untuk menjaga AS agar tidak mengalami resesi,โ jelas Maxi.
Sebagian besar bursa Eropa melemah, sedangkan mayoritas bursa regional Asia Pasifik mengalami penguatan, seperti Hang Seng, BEI dan Shenzen Index.
Investor dapat mencermati saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan rekomendasi SPECULATIVE BUY target 10.725/11.050 stop loss di bawah 9.550. Kemudian saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) direkomendasikan BUY 95-98 target 105/109 stop loss di bawah 89.
Investor juga dapat mencermati saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan rekomendasi TRADING BUY target 6.150/6.200 stop loss di bawah 5.800. Kemudian saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan rekomendasi BUY di atas 3.920 target 3.990/4.020 stop loss di bawah 3.830.
Baca Juga
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan