BNI Siapkan Rp1,5 Triliun untuk Borong Saham Sendiri, Cek Jadwalnya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan anggaran fantastis. Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai...
Langkah ini diambil untuk menstabilkan harga saham di tengah fluktuasi indeks. Manajemen ingin memberikan sinyal positif mengenai nilai intrinsik perusahaan.
"Buyback dimaksudkan untuk membantu mengurangi tekanan jual di pasar saat indeks harga saham sedang berfluktuasi, sekaligus memberi indikasi kepada investor bahwa perusahaan memandang harga saham saat ini tidak mencerminkan fundamental perusahaan," tulis manajemen BNI dalam kutipan resminya.
Hingga 31 Desember 2025, harga saham BNI tercatat hanya naik 0,5% secara tahunan. Capaian ini masih tertinggal dibandingkan dengan bank-bank di kawasan regional. Kondisi ekonomi global, seperti penguatan USD terhadap Rupiah hingga level Rp16.985 per USD, turut menjadi pertimbangan perusahaan.
Aksi buyback ini diprediksi akan menurunkan total aset dan ekuitas sebesar nilai transaksi. Namun, manajemen menjamin langkah ini tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha. Pertumbuhan kredit dan kualitas aset BNI dipastikan tetap terjaga dengan baik.
Saham hasil buyback nantinya bisa dialihkan kembali oleh perusahaan. BNI dapat menjualnya kembali melalui bursa efek atau menjadikannya program kepemilikan saham bagi karyawan dan manajemen (MESOP).
- 1
- 2
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia