Rabu, Januari 21, 2026
27.9 C
Jakarta

Bos Baru AMMAN Ternyata Lulusan Harvard! Ini Rencana Arief Sidarto Usai Gantikan Alexander Ramlie

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) resmi mengumumkan pergantian pucuk pimpinan. Arief Widyawan Sidarto ditunjuk sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan Alexander Ramlie.

Pengangkatan ini berlaku efektif setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Senin (16/6/2025).

Alexander mengakhiri masa jabatannya setelah hampir satu dekade memimpin AMMAN sejak awal berdirinya perusahaan. Kini, ia akan melanjutkan kontribusinya sebagai anggota Dewan Komisaris.

Perubahan kepemimpinan ini menjadi bagian dari strategi AMMAN untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan. Perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Bursa Efek Indonesia ini juga ingin menjaga keunggulan operasional dan dampak positif jangka panjang.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) digelar di Jakarta, Senin (16/6/2025).

Arief sudah bergabung bersama AMMAN selama lebih dari delapan tahun terakhir. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan berperan penting dalam merumuskan strategi finansial perusahaan.

Sebelum masuk AMMAN, Arief adalah Managing Director dan anggota Dewan Direksi Rajawali Corpora. Ia juga pernah memimpin operasional perbankan investasi Goldman Sachs di Asia Tenggara.

Arief memiliki dua gelar sarjana bidang keuangan dan teknik dari University of Pennsylvania dengan predikat summa cum laude. Ia juga menyandang gelar MBA dari Harvard Business School.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya untuk memimpin AMMAN memasuki babak pertumbuhan dan transformasi yang baru,” ujar Arief Sidarto.

Ia mengapresiasi seluruh karyawan AMMAN yang menurutnya penuh talenta dan gigih. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pendahulunya.

“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Direktur Utama sebelumnya, Bapak Alexander Ramlie, atas kepemimpinan visioner, keputusan-keputusan strategis yang menentukan arah perusahaan, serta dedikasi yang luar biasa bagi AMMAN dan seluruh keluarga besarnya,” ucapnya.

Alexander kini dipercaya sebagai anggota Dewan Komisaris. Ia akan terus memberikan pengawasan strategis demi kesinambungan tata kelola perusahaan.

“Dalam satu dekade terakhir, saya diberi kehormatan untuk memimpin transformasi tersebut. Saat saya mengakhiri masa tugas sebagai Direktur Utama, saya melangkah dengan keyakinan penuh bahwa Bapak Arief Sidarto akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan ini dengan semangat, arah yang jelas, dan komitmen teguh terhadap nilai-nilai yang kita junjung,” kata Alexander Ramlie.

Selain mengangkat Arief, RUPST juga menunjuk Aditya Sasmito sebagai anggota Direksi AMMAN. Sebelumnya, Aditya adalah Direktur di anak usaha PT Amman Mineral Nusa Tenggara sejak 2020.

Ia bertanggung jawab atas fungsi pengadaan, pelabuhan dan logistik, inventaris, pergudangan, hingga audit internal. Aditya memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang konsultasi dan perbankan dengan spesialisasi di sektor pertambangan, logistik, dan manufaktur.

Manajemen AMMAN menegaskan pergantian ini merupakan bagian dari rencana suksesi jangka panjang. Operasi dan arah strategis perusahaan tetap berjalan normal.

AMMAN berkomitmen untuk terus menciptakan nilai, memberdayakan karyawan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan global.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kisah Jatuh Bangun Bos Muda Realfood: Dulu Sempat Rugi, Sekarang Sukses Bawa RLCO IPO dan Siap Mendunia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia...

Inilah Sosok Hans Patuwo, Calon CEO Baru GOTO yang Siap Pimpin Ekosistem Digital Raksasa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan...

Riduan Naik Tahta, Ini Kisah Karier Sang Dirut Baru Bank Mandiri!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) resmi...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru