BTN Ajak Santri Riau Jadi Developer Properti Handal, Kesempatan Emas di Tengah Backlog Perumahan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar Program BTN Santri Developer Kebangsaan, kali ini menyambangi Pondok Pesantren Dar El Hikmah di Pekanbaru, Riau....
BTN juga sedang menjajaki kerja sama dengan Muhammadiyah untuk program serupa, dengan harapan lebih banyak developer muda yang bisa berkontribusi untuk pembangunan sektor perumahan.
Ketua Umum Nahdlatul Ulama Circle, Dr. R. Gatot Prio Utomo, menambahkan bahwa NU Circle ingin membangkitkan potensi umat dalam konteks ekonomi, terutama di sektor properti. "Hal yang unik dari pelatihan ini adalah 15-20% peserta berasal dari organisasi lintas agama. Efeknya, mereka bisa saling berkolaborasi di luar sana," katanya.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru, H. Amran Suardi, mengaku merasa terhormat menjadi tuan rumah acara ini. "Kami siap untuk menyukseskan Program Santri Developer Kebangsaan," tutupnya.
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara Pekan Depan, Target Serap Dana Rp10 Triliun
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten