BTN Berangkatkan Sekitar 2.000 Pemudik
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memberangkatkan sekitar 2.000 pemudik secara gratis di masa mudik Lebaran Tahun 2024. Fasilitas mudik gratis tersebut disediakan u...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memberangkatkan sekitar 2.000 pemudik secara gratis di masa mudik Lebaran Tahun 2024. Fasilitas mudik gratis tersebut disediakan untuk mendukung terjaminnya kenyamanan dan keamanan selama periode mudik Lebaran.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan fasilitas mudik gratis tersebut diberikan untuk mendukung Pemerintah dalam meningkatkan penggunaan transportasi umum di masa mudik Lebaran 2024.
"Kami berharap para pemudik merasa nyaman di perjalanan dan tiba di rumah kampung halaman mereka dengan selamat. Karena kami sadar bahwa rumah adalah tempat ternyaman dan teraman untuk pulang dan merayakan Hari Raya Lebaran bersama keluarga," tutur Nixon usai menyapa para pemudik dalam Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 di Monas, Jakarta, Jumat (5/4).
Secara total, BTN menyediakan fasilitas mudik gratis berupa puluhan bus hingga konsumsi untuk tujuan jalur mudik Jakarta-Malang, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, dan Jakarta-Padang. Para pemudik tersebut diberangkatkan secara bertahap pada Kamis, 4 April 2024 dan Jumat, 5 April 2024.
Adapun, selama bulan Ramadan 2024, BTN juga menggelar Safari Ramadan di berbagai kota besar di Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, Direktur Utama dan Jajaran Direksi BTN terjun langsung menyalurkan santunan bagi anak yatim piatu, bantuan sembako, bantuan bencana banjir, hingga bantuan sarana kesehatan di sekitar wilayah operasional perseroan.
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Pembiayaan Syariah Capai Rp720 Triliun, BI Dorong Ekspansi Korporasi
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara 11 Agustus, Incar Dana Rp10 Triliun
- OJK Terbitkan LPKSI 2025, Industri Keuangan Syariah Catat Rekor Aset Rp3.131 Tri...
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun