Sabtu, November 29, 2025
31.1 C
Jakarta

Buat Investasi, Direktur VKTR Teknologi Borong 15 Juta Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dino Ahmad Ryandi, Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) membeli 15 juta lembar saham emiten perdagangan dan manufaktur kendaraan listrik  serta perdagangan suku cadang kendaraan listrik itu melalui Bursa Efek Indonesia  (BEI) pada 30 Januari 2025.

Disebutkan dalam laporan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (04/2/2025), tujuan Dino Ahmad Ryandi memborong saham VKTR adalah untuk investasi pribadi berupa kepemilikan saham secara langsung.

Setelah pembelian tersebut, Dino Ahmad Ryandi menguasai 15 juta lembar (0,03%) saham VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), dari sebelumnya tidak ada.

Seperti dikutip dari laporan keuangan VKTR per September 2024, pemegang saham emiten di bidang perdagangan dan manufaktur kendaraan listrik beraset Rp1,73 triliun per September 2024 itu adalah sebagai berikut,  PT Bakrie & Brothers sebesar 45,55%, PT Bakrie Metal Industries sebesar 22,05%, PT Kuantum Akselerasi Indonesia sebesar 11,06%, dan investor publik sebesar 21,34%.

Sekedar informasi, VKTR mencatat penjualan bersih sebesar Rp645,80 miliar pada kuartal III 2024, turun 27,51% dari Rp890,99 miliar pada periode yang sama tahun 2023. Adapun laba bersih Perseroan  anjlok 45,9% menjadi Rp10,55 miliar pada kuartal III 2024, jika dibandingkan Rp18,52 miliar pada kuartal III 2023.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

13 Perusahaan Antre IPO, 7 Berpotensi Melantai Tutup Tahun Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Sejumlah perusahaan diketahui tengah mengantre untuk...

Simak! Ini 5 Saham Top Losers dalam Sepekan, Ada MSIN, PURI dan KOKA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan...

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Tambah Setoran Modal Anak Usaha Rp880 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) telah...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru