back to top

Bursa Asia Bergerak Beragam, Nikkei Tertekan Inflasi Tokyo! Isu Politik Korea Jadi Sorotan

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (29/8/2025) waktu setempat. Pergerakan ini berlawanan dengan Wall Street yang semalam menguat. Fokus investor tertuju pada data ekonomi dari Jepang.

Mengutip CNBC International, indeks Nikkei 225 turun 0,26% ke 42.718,47. Topix ikut melemah 0,47% ke 3.075,18. Tekanan muncul setelah inflasi inti di Tokyo melambat pada Agustus. Inflasi inti, yang tidak memasukkan harga makanan segar tetapi menghitung energi, naik 2,5% dibanding tahun lalu. “Angka ini sesuai perkiraan ekonom Reuters, namun melambat dari kenaikan 2,9% di Juli,” tulis laporan tersebut. Meski melandai, inflasi tetap berada di atas target Bank of Japan di level 2%.

Tingkat pengangguran di Jepang juga menunjukkan perbaikan. Angkanya pada Juli tercatat 2,3%, turun dari 2,5% di bulan sebelumnya.

Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,32% ke 3.186,01. Indeks Kosdaq terkoreksi 0,19% ke 796,91. Tekanan muncul setelah mantan ibu negara Kim Keon Hee didakwa kasus korupsi dan suap. Ia adalah istri mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol yang dilengserkan dan ditahan awal tahun ini usai deklarasi darurat militer yang singkat. Won Korea melemah 0,15% ke 1.387,38 per US$.

Australia mencatat pergerakan datar. Indeks S&P/ASX 200 stagnan di 8.973,1.

Sebaliknya, pasar Hong Kong dan China daratan justru menguat. Hang Seng Index naik 0,45% ke 25.110,7. Indeks CSI 300 bertambah 0,74% ke 4.496,76.

Dari India, sorotan tertuju pada agenda Perdana Menteri Narendra Modi yang akan bertemu Presiden China Xi Jinping di Tianjin akhir pekan ini dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai. “Ini menjadi kunjungan pertama Modi ke China dalam tujuh tahun terakhir,” kata Kementerian Luar Negeri India. Pihaknya juga membuka peluang adanya pertemuan bilateral di sela-sela KTT tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Wall Street Kembali Perkasa, Indeks Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Bursa Eropa Kompak Menguat, Saham NatWest Anjlok 9%Usai Akuisisi USD 3,7 Miliar

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa kompak menguat pada...

Nikkei Cetak Sejarah Tembus 57.000, Kemenangan Sanae Takaichi Terbangkan Bursa Asia

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik kompak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru