Bursa Eropa Lesu, Saham Medis Turun Imbas Proses Hukum di AS
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Kamis (25/9/2025) waktu setempat. Kekhawatiran soal kebijakan dagang Amerika Serikat kembali membayangi pergerakan pasar. M...
Investor juga mencermati data kepercayaan konsumen Jerman. Laporan GfK dan Nuremberg Institute for Market Decisions (NIM) menyebut tren penurunan kepercayaan konsumen terhenti berkat perbaikan ekspektasi pendapatan.
Meski begitu, Rolf Bürkl, Kepala Iklim Konsumen NIM, memberi catatan hati-hati. “Apakah ini awal dari pembalikan tren yang berkelanjutan masih sangat tidak pasti. Iklim konsumen tetap berada pada level yang sangat rendah,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Situasi geopolitik, kekhawatiran tentang pekerjaan, dan ketakutan baru terhadap inflasi kemungkinan besar akan menghambat pemulihan menyeluruh saat ini.”
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...