Bursa RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, Bos BEI Minta Investor Jangan Panik
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pasar modal Indonesia sedang menghadapi tantangan serius dari penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI). Lembaga tersebut mengancam bakal menurunkan...
Saat ini, MSCI memutuskan untuk membekukan (freeze) proses rebalancing indeks pada Februari 2026. Artinya, tidak ada penambahan atau pengurangan jumlah emiten asal Indonesia dalam konstituen indeks MSCI untuk sementara waktu. Pangsa pasar Indonesia di MSCI juga tetap bertahan di level 1.5%.
Iman menegaskan, BEI bersama OJK dan KSEI terus berdiskusi intensif dengan MSCI. Pihak otoritas bursa berkomitmen memenuhi standar transparansi yang diminta. Langkah ini dinilai bakal membawa dampak positif bagi industri pasar modal nasional dalam jangka panjang.
"Kami juga berterima kasih justru bahwa dengan adanya surat tersebut menjadikan apa, ada pihak yang meminta transparansi atas data kita yang free float di bawah 5%. Nah, ini tadi hasil kami diskusi juga kita sedang mempersiapkan, kita sedang melihat bagaimana kita bisa memenuhi apa yang di-require, apa yang dibutuhkan oleh MSCI. Sehingga tadi kita tidak harapkan bahwa investor-investor kita yang ada sekarang panik," kata Iman.
Pihak bursa sudah mulai menampilkan segmentasi data free float yang lebih detail di situs resmi sejak 2 Januari 2026 lalu. Namun, tantangan besar tetap ada di bulan Juni mendatang jika persyaratan MSCI belum terpenuhi sepenuhnya.
Iman memastikan koordinasi antara Bursa, KSEI, dan OJK terus berjalan untuk menyelaraskan data. Ia berharap investor tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan terhadap pengumuman ini.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...