Bursa Saham Asia Tertekan Geopolitik AS-Iran, Kospi Korsel Justru Cetak Rekor Kenaikan Bulanan Sejak 1998
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas melemah pada penutupan perdagangan Kamis (30/4/2026). Sentimen pasar tertekan oleh lonjakan harga minyak akibat kekhawatiran aksi...
Bacakan Artikel
Trump sebelumnya menolak usulan Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Hal ini menjadi sinyal blokade angkatan laut akan tetap berlaku. Blokade tersebut akan bertahan sampai kesepakatan nuklir yang lebih luas tercapai.
Kenaikan harga minyak Brent mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2022. Konflik di Timur Tengah menyebabkan pasokan energi global terhambat. Kondisi ini memicu ketidakpastian di pasar keuangan Asia.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro