Senin, Januari 12, 2026
24.1 C
Jakarta

Bursa Saham Eropa Menguat Setelah Meredanya Kekhawatiran Soal Tarif, Saham Infineon Melonjak 10%

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada Selasa (4/2/2025) waktu setempat. Kenaikan ini terjadi setelah investor menyambut positif keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda penerapan tarif untuk Kanada dan Meksiko. Keputusan itu memicu optimisme bahwa Eropa mungkin juga bisa terhindar dari ancaman tarif tambahan.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600, yang mencakup saham-saham di seluruh Eropa naik 0,22% menjadi 536,04. Di Jerman, indeks DAX menguat 0,36% ke 21.505,7. Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis naik 0,66% ke 7.906,4.Kenaikan tertinggi terjadi di Italia. Indeks FTSE MIB melonjak 1,38% ke 36.719,35. Sedangkan indeks IBEX 35 Spanyol juga melesat 1,37% ke 12.372,8.

Saham Infineon Technologies menjadi sorotan dengan kenaikan fantastis 10%. Pergerakan positif ini menjadi pendorong utama kenaikan di sektor teknologi. Namun, saham UBS anjlok 7% setelah laporan keuangan kuartal IV dan rencana buyback saham senilai US$3 miliar tidak sesuai ekspektasi pasar.

Sebelumnya, pasar Eropa sempat tertekan setelah Trump mengancam tarif baru terhadap Kanada, Meksiko, China, dan bahkan Eropa. Namun, keputusan AS untuk menunda kebijakan tersebut selama 30 hari membuat sentimen pasar membaik.

Di sisi lain, China tidak tinggal diam. Negeri Tirai Bambu mengumumkan tarif balasan hingga 15% untuk beberapa impor dari AS, termasuk minyak mentah, kendaraan tertentu, dan alat pertanian. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 10 Februari.

- Advertisement -

Artikel Terkait

S&P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor Baru, Wall Street Tutup Pekan dengan Gemilang

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Bursa Eropa Ditutup Menguat, Pasar Cermati Data Tenaga Kerja AS

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Bursa Asia Berakhir Variatif, Saham Pertahanan Hanwha Aerospace Meroket 11%

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru