back to top

Bursa Saham Wall Street Ditutup Bervariasi

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (22/2/2023) waktu setempat.  Para pelaku pasar di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) tersebut mencermati potensi kenaikkan suku bunga agresif The Fed ditengah data-data ekonomi AS yang positif.

Mengutip Reuters, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS ditutup anjlok 84,5 poin ( 0,26%) menjadi 33.045,09.  Demikian pula halnya dengan indeks S&P 500, merosot 6,29 poin (0,16%) menjadi 3.991,05. Indeks komposit Nasdaq naik 14,77 poin, (0,13%) menjadi 11.507,07.

Berdasarkan risalah dari Federal Open Market Committee (FOMC) pada 31 Januari-Februari terungkap bahwa hampir seluruh pejabat The Fed setuju risiko inflasi tinggi tetap menjadi faktor utama yang menentukan kebijakan moneter. Oleh karena itu peningkatan suku bunga tetap diperlukan sampai inflasi terkendali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Danantara Gandeng Dua Perusahaan Asing Kelola PSEL Bekasi dan Denpasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Danantara Indonesia resmi mengumumkan mitra terpilih...

Kuartal II 2026, Pertamina Geothermal (PGE) Mulai Pengeboran PLTP Lumut Balai Unit 3

STOCKWATCH.ID (PALEMBANG) – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO),...

CIMB Niaga Dirikan Anak Usaha Baru, Suntik Modal Rp200 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru